BANDARQQ365

BANDARQQ365
Bandar Poker Terpercaya

Monday, July 16, 2018

Digilir Mama Dan Tanteku

Share On Facebook ! Tweet This ! Share On Google Plus ! Pin It ! Share On Tumblr ! Share On Reddit ! Share On Linkedin ! Share On StumbleUpon !
Digilir Mama Dan Tanteku

www.BandarQQ365.cc


Namaku Alex, 32 tahun. Saat ini aku tinggal di Bandung. Banyak yang bilang aku ganteng. Kisah yang akan aku tulis ini ialah kisah nyata dari pengalaman ngentot aku dengan mama dan bude aku.

Cerita ini dimulai ketika aku berumur 20 tahun. Saat itu bude Eva datang dan bermalam selama beberapa hari di rumah karena suaminya sedang ada dinas keluar kota.

Dia merasa sepi dan takut tinggal di rumahnya sendirian. bude Eva berumur 32 tahun. Penampilannya biasa saja. Tinggi badan 160 cm. Ramping. Tapi aku suka bodynya. Buah dada 36B, dan pantatnya besar bulat.

Aku suka lihat bude Eva kalau telah menggunakan celana panjang ketat sehingga pantatnya sangat membentuk, mteriaksang. bude Eva ialah adik kandung Papa aku.

Waktu itu hari aku tidak masuk kusarih. Aku diam di rumah bersama mama dan bude Eva. Pagi itu, jam 10, saya lihat mama baru selesai mandi. Mama keluar dari kamar mandi menggunakan handuk menutupi dada dan setengah pacuma yang putih mulus. Mama berumur 38 tahun. Sangat menafsukan.

Saat itu gak tahu secara tidak sengaja aku melihat mama membetulkan lilitan handuknya sebelum masuk kamar. Terlihat toket mama walau gak begitu besar tapi masih bagus bentuknya.

Yang terutama jadi perhatian aku ialah memek mama yang dihiasi bulu hitam gak begitu lebat berbentuk segitiga rapi. Mungkin karena mama rajin mengasuhnya.

Mama sepertinya tidak sadar kalau aku sedang melihatnya. Mama langsung masuk kamar. Hati berdebar dan terbayang terus pemandangan tubuh mama tadi.

Aku dekati pintu, lalu aku intip dari lubang kunci. Terlihat mama sedang membuka lilitan handuknya lalu mengeringkan rambutnya dengan handuk tersebut. Terlihat tubuh mama sangat menafsukan. Terutama memek mama yang aku fokuskan.

Secara otomatis tangan aku meraba kontol dari luar celana, lalu meremasnya slow-slow sambil menikmati keindahan tubuh montok mama. Karena telah tak tahan lagi, aku segera ke kamar mandi dan onani sambil berimajinasi menyetubuhi mama. Sampai akhirnya.. Crot! Crot! Crot! Aku klimaks.

Sore harinya, waktu aku sedang tiduran sambil membaca majalah, tiba-tiba terdengar suara mama memanggil aku.

“Lex..!” panggil mama.
“Ya, Ma…” sahut aku sambil bergegas ke kamar mama.
“Ada apa, Ma?” tanya aku.
“Pijitin badan mama, Lex. Pegal rasanya…” kata mama sambil tengkurap.
“Iya, Ma…” jawab aku.

Waktu itu mama menggunakan daster. Aku mulai memijit kaki mama dari betis. Terus sampai naik ke paha. Mama tetap diam merasakan pijitan aku.

Karena daster mama agak mengganggu pijitan, maka aku bertanya pada mama, “Ma, dasternya naikin ya? mengganggu nih…” tanya aku.

“Emang kamu mau mijitan apa aja, Lex?” tanya mama.
“Seluruh badan mama,” jawab aku.
“Ya telah, mama buka baju saja,” kata mama sambil bangun, lalu melepas dasternya tanpa ragu.
“Ayo lanjutkan, Lex!” kata mama sambil kembali tengkurap. Darah aku berdesir melihat mama setengah telanjang di depan mata.
“Mama tidak malu buka baju depan Alex?” tanya aku.
“Malu kenapa? Kan anak kandung mama.. Biasa sajalah,” jawab mama sambil memejamkan mata.

Aku berdebar. Tanganku mulai memijit paha mama. Sebetulnya bukan meimijit, istilah yang tepat ialah mengusap agak keras.

Aku nikmati usapan tangan aku di paha mama sambil mata terus memandangi pantat mama yang menggunakan celana dalam merah. Setelah selesai “memijit” paha, karena masih ragu, aku tidak memijit pantat mama, tapi langsung naik memijit pinggang mama.

“Kok dilewat sih, Lex?” protes mama sambil menggoyangkan pantatnya.
“Mm.. Alex takut mama marah…” jawab aku.
“Marah kenapa? Kamu kan emang mama pinta mijitin.. Ayo teruskan!” pinta mama.

Karena telah memperoleh angin, aku mulai meraba dan agak meremas pantat mama dari luar celana dalamnya. Nyaman rasanya memijit dan meremas pantat mama yang bulat dan padat. Kontol aku telah mulai makin keras. Mama tetap terpejam menikmati pijitan aku.

Karena birahi aku telah naik, aku sengaja memasukkan tangan aku ke celana dalam mama dan terus meremasnya. Mama tetap diam. Aku makin berani.

Jari tengah aku mulai menyusuri belahan pantat mama sampai ke belahan memek mama. Jari aku diam disana. Aku takut mama marah. Tapi mama tetap diam sambil memejamkan mata. Aku mulai menggerakan jari tengah aku di belahan memek mama. Mama tetap diam.

Terasa memek mama mulai basah. Dan aku tahu kalau mama agak menggoyang-goyangkan pantatnya, mungkin mama merasa enak menikmati jari aku di belahan memeknya. Itu perkiraan aku.
Karena telah basah, aku nekad masukkan jari aku ke lubang memek mama. Mama tetap memejamkan mata, tapi pantatnya mulai berputar agak cepat.

“Alex, kamu ngapain?” tanya mama sambil membalikkan badannya. Aku kaget dan takut mama marah.
“Maaf, Ma…” kataku tertunduk tidak berani memandang mata mama.
“Alex tidak tahan membatalkan birahi…” kataku lagi.
“Nafsu apa?” kata mama dengan nada lembut.
“Sini berbaring dekat mama,” kata mama sambil menggeserkan badannya. Aku diam tidak mengerti.

“Sini berbaring Alex,” ujar mama lagi.
“Tutup dulu pintu kamar,” kata mama.
“Ya, Ma…” kataku sambil berdiri dan segera menutup pintu. kemudian aku berbhering di samping mama.

Mama menatapku sambil mengelus rambut aku.

“Kenapa berbirahi dengan mama, Lex,” tanya mama lembut.
“Mama marahkah?” tanya aku.
“Mama tidak marah, Lex.. Jawablah jujur,” ujar mama.
“Melihat tubuh mama, Alex tidak tahu kenapa jadi pengen, Ma…” kataku.
Mama tersenyum.

“Berarti anak mama telah mulai dewasa,” kata mama.
“Kamu benar-benar mau Lex?” tanya mama.
“Maksud mama?” tanya aku.
“Dua jam lagi Papa kamu balik…” cuma itu yang keluar dari mulut mama sambil tangannya meraba kontol aku dari luar celana.

Aku kaget sekaligus bahagia. Mama mencium bibir aku, dan akupun segera membalasnya. Kami saling mencium mesra sambil tangan kami saling meraba dan meremas.

“Buka baju kamu, Lex,” kata mama. Aku menurut, dan segera melepas baju dan celana.

Mama juga melepas BH dan celana dalamnya. Mama duduk di tepi tempat tidur, sedangkan aku tetap berdiri.

“Kontol kamu besar, Lex…” kata mama sambil meraih kontol aku dan meremas serta mengocoknya. Enak rasanya.
“Kamu udah pernah maen dengan perempuan tidak ?” tanya mama.

Sambil menikmati enaknya dikocok kontol aku menjawab, “Belum pernah, Ma.. Mmhh..”. Mama tersenyum, gak tahu apa artinya. Lalu mama menarik pantat aku hingga kontol aku hampir mengenai wajahnya. Lalu mama mulai menjilati kontol aku mulai dari kontol sampai ke kepalanya.

Rasanya sangat nikmat. Lebih nikmat lagi ketika mama memasukkan kontolku ke mulutnya. Hjilatan dan permainan lidah mama sangat pandai.

Tanganku dengan keras memegang dan meremas rambut mama dengan keras karena merasakan kepuasan yang amat sangat. Tiba-tiba mama menghentikan jilatannya, tapi tangannya tetap mengocok kontolku perlahan.

“Enak Lex?” tanya mama sambil menengadah menatapku.
“Iya, Ma.. Enak sekali,” jawabku dengan suara tertahan.
“Sini Lex. Kontolmu udah besar dan tegang. Sekarang cepat masukkan…” ujar mama sambil menarik tanganku.

Mama lalu telentang di tempat tidur sambil membuka lebar pacuma. Tanpa ragu aku naiki tubuh mama. Aku arahkan kontolku ke lubang memeknya. Tangan mama membimbing kontolku ke lubang memeknya.

“Ayo, Lex.. Masukkan…” ujar mama sambil terus memandang wajahku.

Aku tekan kontolku. Lalu terasa kepala kontolku memasuki lubang yang basah, licin dan hangat. Lalu kontol kontolku terasa memasuki sesuatu yang menjepit, yang gak tahu bagaimana aku menjelaskan rasa nikmatnya.. Secara perlahan aku keluarmasukkan kontolku di memek mama. Aku cium bibir mama. Mamapun membalas ciuman aku sambil menggoyangkan pinggulnya mengimbangi goyangan aku.

“Enak, Lex?” tanya mama.
“Sangat enak, Ma…” jawabku sambil terus menyetubuhi mama. Setelah beberapa menit, aku hentikan gerakan kontol aku.
“Kenapa mama mau melakukan ini denganAlex?” tanyaku. Sambil tersenyum, mata mama terlihat berkaca-kaca.

“Karena mama sayang kamu, Roy…” jawab mama.
“Sangat sayang…” lanjutnya.
“Lagipula detik ini mama memang sedang ingin bersetubuh…” lanjutnya lagi.

Aku terdiam. Tak berapa lama aku kembali menggerakan kontol aku menyetubuhi mama.

“Alex juga sangat akung mama…” ujarku.
“Ohh.. Alex.. Enakk.. Mmhh…” desah mama ketika aku menyetubuhinya makin keras.
“Mama mau keluar…” desah mama lagi.

Tak lama kurasakan tubuh mama menggelinjang lalu mendekap aku erat-erat. Goyangan pinggul mama makin keras. Lalu..

“Ohh.. Enak sayang…” desah mama lagi ketika dia mencapai klimaks.

Aku terus menggenjot kontolku. Lama-lama kurasakan ada dorongan kuat yang akan keluar dari kontol aku. Rasanya sangat kuat. Aku makin keras menggenjot tubuh mama..

“Ma, Alex gak tahann…” ujarku sambil mendekap tubuh mama lalu menekan kontolku lebih dalam ke memek mama.
“Keluarkan sayang…” ujar mama sambil meremas-remas pantatku.
“Keluarkan di dalam aja sayang biar enak…” bisik mama mesra.

Akhirnya, crott.. Crott.. Crott.. Air maniku keluar di dalam memek mama.

“Mmhh…” desahku. Lalu tubuh kami tergolek lemas berdampingan.
“Terima kasih ya, Ma…” ujar aku sambil mencium bibir mama.
“Lekas pakai baju, Papa kamu sebentar lagi balik!” kata mama.

Lalu kamipun segera memakai baju. Setengah jam kemudian Papa balik. Mama dan aku bersikap seperti biasa dan terlihat normal.

Malam harinya, sekitar jam 11 malam, ketika mama dan Papa telah tidur, aku dan bude Eva masih nonton TV. bude Eva menggunakan kimono. Sesekali aku lihat paha mulusnya ketika kimononya tersingkap. Tapi tidak ada perasaan apa-apa. Karena telah biasa melihat seperti itu.

Tiba-tiba bude Eva bertanya sesuatu yang mengejutkan aku,”ngapain kamu tadi sore lama-lama berduaan ama mama kamu di kamar?” tanya bude Eva.

“Hayo, ngapain..?” tanya bude Eva lagi sambil tersenyum.
“Tidak ada apa-apa. Aku mijitin mama, kok…” jawabku.
“Kok lama amat. Sampe lebih dari satu jam,” tanyanya lagi.
“Curigaan amat sih, bude?” kataku sambil tersenyum.

“bude cuma merasa aneh saja waktu bude denger ada suara-suara yang bagaimanaa gitu…” ujar bude Eva sambil tersenyum.
“Kayak suara yang lagi enak…” ujar bude Eva lagi.
“Udah ah.. Kok ngocehnya ngaco ah…” ujarku sambil bangun.
“Maaf dong, Lex. bude becanda kok…” ujar bude Eva.

“Kamu mau kemana?” tanya bude Eva.
“Mau tidur,” jawabku pendek.
“Temenein bude dong, lex,” pinta bude.

Aku kembali duduk dikursi di samping bude Eva.

“Ada apa sih bude?” tanyaku.
“Tidak ada apa-apa kok. Hanya butuh temen ngobrol saja,” jawab bude Eva.
“Kamu telah mempunyai pacar, Lex?” tanya bude Eva.
“Belum bude. Kenapa?” aku balik bertanya.
“Kamu tuh ganteng, tinggi. Tapi kenapa belum mempunyai pacar?” tanya bude lagi.
“Banyak sih yang ngajak jalan, tapi aku tidak mau,” jawabku.
“Apa kamu pernah kissing dengan perempuan, Lex?” tanya bude Eva slow sambil wajahnya didekatkan ke wajahku.

Bibir kami hampir bersentuhan. Aku tak menjawab.

“Ni bude lagi horny kayaknya…” pikir aku.

Tanpa banyak kata, aku cium bibir bude Eva. bude Eva pun langsung membalas ciumanku dengan hebat. Permainan lidah dan sedotan bibir kami main mainkan.. Sementara tanganku segera masuk ke balik kimono bude Eva. Lalu masuk lagi ke dalam BH-nya. Lalu ku remas-remas toketnya dengan mesra sambil ujung jari aku memainkan puting toketnya.

“Mmhh..”

Suara bude Eva mendesah tertahan karena kami masih tetap saling mencium. Tangan bude Eva pun tidak diam. Tangannya meremas kontolku dari luar celana kolorku. Kontolku langsung tegang.

“Alex, pindah ke kamar bude, yuk?” pinta bude Eva.
“Iya bude…” jawabku. Lalu kami segera naik ke loteng ke kamar bude Eva.

Setiba di kamar, bude Eva dengan tak sabar segera melepas kimono dan BH serta CD-nya. Akupun segera melepas semua baju di tubuh aku.

“Ayo Lex, bude telah gak tahan…” ujar bude Eva sambil senyum, lalu merebahkan badannya di kasur.

Aku segera menindih tubuh telanjang bude Eva. Aku cium bibirnya, pindah ke pipi, leher, lalu turun ke toketnya. Aku jilat dan hjilat puting toket bude Eva sambil meremas toket yang satu lagi.

“Ohh.. Mmhh.. Lexx.. Kamu pinter amat sih.. Mmhh…” desah bude Eva sambil tangannya memegang kepala aku.

Lalu lidahku turun lagi ke perut, lalu ketika mulai turun ke selangkangan, bude Eva segera melebarkan kakinya mengangkang. Memek bude Eva bersih tidak berbau. Bulunya cuma sedikit sehingga nampak jelas belahan memeknya yang bagus. Aku segera jilati memek bude Eva terutama bagian kelentitnya.

“Ohh.. Sayang.. Enakkhh.. Mmhh.. Terus sayang…” desah bude Eva sambil badannya menggelinjang membatalkan nikmat.

Tak berapa lama tiba-tiba bude Eva mengepitkan kedua pacuma menjepit kepalaku. Tangannya menekan kepalaku ke memeknya.

“Oh, Lex.. bude keluar.. Nikmat sekali.. Ohh…” desah bude Eva.

Aku bangun, mengusap mulut aku yang basah oleh air memek bude Eva, lalu aku tindih badannya dan kucium bibirnya. bude Eva langsung membalas ciumanku dengan mesra.

“Isep dong kontol Alex, bude…” pintaku.

bude Eva mengangguk sambil tersenyum. Lalu aku kangkangi wajah bude Eva dan ku sodorkan kontolku ke mulutnya.

bude Eva langsung menghisap dan menjilati kontolku dan mengocok dengan tangannya sambil memejamkan matanya. Sangat enak rasanya. Cara menghisap dan menjilat kontolnya lebih pintar dari mama.

“Udah bude, Alex udah pengen setubuhi bude…” kataku.

bude Eva melepaskan genggamannya, lalu aku arahkan kontol aku ke memeknya.

“Ayo, Lex.. bude telah tidak tahan…” bisik bude Eva.

Lalu, bless.. sleb.. sleb.. sleb.. Kontolku keluar masuk memek bude Eva.

“Alex kamu pinter menyenangkan perempuan. Kamu pandai memberikan kepuasan…” kata bude ditengah-tengah persetubuhan kami.

“Ah, biasa saja, bude…” ujarku sambil tersenyum lalu ku kecup bibirnya.

Selang beberapa lama, tiba-tiba bude Eva mempercepat gerakannya. Kedua tangannya erat mendekap tubuhku.

“Alex, terus setubuhi bude.. Mmhh.. Ohh.. bude mau keluar.. Ohh.. Ohh. Ohh…” desahnya.

Tak lama tubuhnya menggelinjang. Pacuma erat menjepit pinggulku. Sementara akau terus memompa kontolku di memeknya.

“Tante udah keluar, sayang…” bisik bude Eva.

“Kamu hebat.. Kuat…” ujar bude Eva.

“Terus setubuhi bude, Lex.. Puaskan diri kamu…” ujarnya lagi.

Tak lama akupun mulai merasakan kalo aku akan segera klimak. Kupertcepat gerakanku.

“Alex mau keluar, bude…” kataku.

“Jangan keluarkan di dalam, sayang…” pinta bude Eva.

“Cabut dulu…” ujar bude Eva.

“Sini bude isepin…” katanya lagi.

Aku cabut kontolku dari memeknya, lalu aku arahkan ke mulutnya. bude Eva lalu menghisap kontolku sambil mengocoknya. Tak lama, crott.. crott.. crott.. crott.. Air maniku keluar di dalam mulut bude Eva banyak sekali. Aku tekan kontolku lebih dalam ke dalam mulut bude Eva.

bude Eva dengan tenang menelan air maniku sambil terus mengocok kontolku. Lalu dia menjilati kontolku untuk membersihkan sisa air mani di kontolku. Sangat nikmat rasanya besetubuh dengan bude Eva.

Aku segera berbaju. bude Eva juga segera mengenakan kimononya tanpa BH dan CD.

“Kamu hebat, Lex.. Kamu bisa memuaskan bude,” ujar bude Eva.

“Kalo bude butuh kamu lagi, kamu mau kan?” tanya bude sambil mendekap aku.

“Kapan saja bude mau, Alex pasti kasih,” kataku sambil mengecup bibirnya.

“Terima kasih, sayang,” ujar bude Eva.

“Alex kembali ke kamar ya, bude? Mau tidur,” kataku.

“Iya, sana tidur,” katanya sambil meremas kontolku mesra. Kukecup bibirnya sekali lagi, lalu aku segera keluar.

Besoknya, setelah Papa berangkat ke kantor, mama duduk di sampingku waktu aku makan.

“Lex, semalam kamu ngapain di kamar bude Eva sampe subuh?” tanya mama mengejutkanku.

Aku terdiam tak bisa berkata apa-apa. Aku sangat takut dimarahi mama. Mama tersenyum.

Sambil mencium pipiku, mama berkata,”Jangan sampai yang lain tahu ya, lex. Mama akan jaga rahasia kalian. Kamu suka bude kamu itu ya?” tanya mama. Plong rasanya perasaanku mendengarnya.

“Iya, Ma.. Alex suka bude Eva,” jawabku.

“Baiklah, mama akan pura-pura tidak tahu tentang kalian…” ujar mama.

“Kalian hati-hatilah…” ujar mama lagi.

“Kenapa mama tidak marah,” tanya aku.

“Karena mama pikir kamu telah dewasa. Bebas melakukan apapun asal mau tanggung jawab,” ujar mama.

“Terima kasih ya, Ma…” kataku.

“Alex sayangmama,” kataku lagi.

“Alex, bude dan Papa kamu sedang keluar.. Mau bantu mama gak?” tanya mama.

“Bantu apa, Ma?” aku balik tanya.

“Mama ingin…” ujar mama sambil mengusap kontolku.

“Alex akan lakukan apapun buat mama…” kataku. Mama tersenyum.

“Mama tunggu di kamar ya?” kata mama. Aku mengangguk..

Sejak detik itu hingga detik ini aku kawin dan mempunyai 2 anak, aku tetap bersetubuh dengan bude Eva kalau ada kesempatan. Walau telah agak berumur tapi kemontokan dan kemolekan tubuhnya masih tetap membangkitkan gairah.

Baik itu di rumah bude Eva kalau tidak ada Om, di rumah aku sendiri, ataupun di panasel.

Sedangkan dengan mama, aku telah mulai jarang menyetubuhinya atas permintaan mama sendiri dengan alasan tertentu tentunya. Dalam satu bulan cuma 2 kali.


BANDARQQ365
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

2 comments:

  1. Hallo Semuanya,

    Bosen Dengan Kekalahan Yang Berturut Turut Di Situs Kesayangan Anda?

    Kami Ingin Memperkenalkan SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA Yaitu WWW,PELANGIASIK(,)COM
    Pastinya Anda Mendapatkan Kemenangan Yang Sangat Mudah Di PELANGI99 ^^

    Hanya Dengan MINIMAL DEPOSIT Anda Bisa Mendapatkan HASIL MAKSIMAL

    INGIN JADI JUTAWAN? WUJUDKAN JAWABAN ANDA DI PELANGIASIK(,)COM

    CARA MUDAH UNTUK BERGABUNG DI PELANGI99 :
    * DAFTAR
    * DEPOSIT
    * BERMAIN
    * MENANG
    * WITHDRAW

    Dapatkan Fasilitas Termewah Di PELANGI99:
    * Min Deposit & Withdraw Terjangkau (25RIBU)
    * Proses Deposit & Withdraw TERCEPAT, TERMUDAH & TERPERCAYA PASTI nya
    * Di Layani CS Cantik & Ramah NON STOP! ( 24JAM )
    * Sistem Fairplay 100% ( NO ROBOT)
    * Tingkat Persentase Kemenangan Yang Besar
    * Kartu Anda Akan Lebih Bagus

    Pelangi99 Juga Menyediakan BONUS SPECIAL :"
    * BONUS ROLLINGAN TERBESAR ( DI BAGIKAN 5 HARI SEKALI )
    * BONUS REFFERAL SEUMUR HIDUP ( DI BAGIKAN 10 HARI SEKALI )

    Dengan 1 User ID Anda Bisa Menikmati 8GAMES Dari PELANGI99 :
    * Domino99
    * Poker Online
    * BandarQ
    * AduQ
    * Sakong
    * Bandar Poker
    * Capsa Susun
    * Bandar66

    DI SUPPORT 5 BANK INDONESIA :
    * BCA
    * BRI
    * BNI
    * MANDIRI
    * DANAMON

    Buruan Gabung Sekarang Juga Bersama Kami, Dan Dapatkan Kemenangan Yang Berlimpah Di Pelangi99

    CONTACT PERSON:
    BBM : D872D7D9
    LINE: PELANGI99
    WA : +855 166 75 661
    INSTAGRAM : INDOPELANGI99,COM

    Daftar pelangi99
    pelangi99
    Pelangi 99
    Pelangi Asik
    Agen BandarQ
    Kartu Online
    Situs Poker Pelangi
    Judi Online
    Agen Sakong
    BandarQ
    Situs Pelangi QQ

    ReplyDelete
  2. Hallo Semuanya,

    Bosen Dengan Kekalahan Yang Berturut Turut Di Situs Kesayangan Anda?

    Kami Ingin Memperkenalkan SITUS JUDI ONLINE TERPERCAYA Yaitu WWW,PELANGIASIK(,)COM
    Pastinya Anda Mendapatkan Kemenangan Yang Sangat Mudah Di PELANGI99 ^^

    Hanya Dengan MINIMAL DEPOSIT Anda Bisa Mendapatkan HASIL MAKSIMAL

    INGIN JADI JUTAWAN? WUJUDKAN JAWABAN ANDA DI PELANGIASIK(,)COM

    CARA MUDAH UNTUK BERGABUNG DI PELANGI99 :
    * DAFTAR
    * DEPOSIT
    * BERMAIN
    * MENANG
    * WITHDRAW

    Dapatkan Fasilitas Termewah Di PELANGI99:
    * Min Deposit & Withdraw Terjangkau (25RIBU)
    * Proses Deposit & Withdraw TERCEPAT, TERMUDAH & TERPERCAYA PASTI nya
    * Di Layani CS Cantik & Ramah NON STOP! ( 24JAM )
    * Sistem Fairplay 100% ( NO ROBOT)
    * Tingkat Persentase Kemenangan Yang Besar
    * Kartu Anda Akan Lebih Bagus

    Pelangi99 Juga Menyediakan BONUS SPECIAL :"
    * BONUS ROLLINGAN TERBESAR ( DI BAGIKAN 5 HARI SEKALI )
    * BONUS REFFERAL SEUMUR HIDUP ( DI BAGIKAN 10 HARI SEKALI )

    Dengan 1 User ID Anda Bisa Menikmati 8GAMES Dari PELANGI99 :
    * Domino99
    * Poker Online
    * BandarQ
    * AduQ
    * Sakong
    * Bandar Poker
    * Capsa Susun
    * Bandar66

    DI SUPPORT 5 BANK INDONESIA :
    * BCA
    * BRI
    * BNI
    * MANDIRI
    * DANAMON

    Buruan Gabung Sekarang Juga Bersama Kami, Dan Dapatkan Kemenangan Yang Berlimpah Di Pelangi99

    CONTACT PERSON:
    BBM : D872D7D9
    LINE: PELANGI99
    WA : +855 166 75 661
    INSTAGRAM : INDOPELANGI99,COM

    Daftar pelangi99
    pelangi99
    Pelangi 99
    Pelangi Asik
    Agen BandarQ
    Kartu Online
    Situs Poker Pelangi
    Judi Online
    Agen Sakong
    BandarQ
    Situs Pelangi QQ

    ReplyDelete

 
Copyright ©2016 BandarQQ365 Bandar Sakong • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger